Puisi Cinta Pujangga Nahwu

Kang Nasrudin

Puisi Cinta Pujangga Nahwu

Izinkanlah i’rob cintaku mewarnai isim hatimu. Amilku adalah amil nashab yang akan menegakkan cita-cita.

Dan juga amil rofa’ yang akan mengumpulkan semangat hidup tuk menggapai ridho-Nya.

Bukan amil jazm yang menghentikan langkah cita-cita.

Atau amil khafadz yang merendahkan keluhuran asa.

Aku bagaikan kalimat huruf yang tiada berarti dan tiada bermakna kala sendiri.Sudikah dirimu melengkapi makna hidupku?

Aku ibarat isim nakiroh yang bingung dalam ketidakpastian, sudikah engkau mema’rifatkannya?

Aku adalah syarat yang bermakna kala ada jawab, Sudikah engkau melengkapi faidahnya?

Aku adalah mubtada tanpa khobar. Sudilah kiranya dikau jadi khobar.

Selayak isim maushul yang membutuhkan jumlah shilah, Jadilah engkau shilahku.Penyambung semangat hidupku….

Rasa ini bagi diri sendiri adalah amil jar,Yang membuat diriku hanya menemukanmu sebagai tempat bersandar,

Aku bak mudhof yang akan merelakan berkorban tanwin, Demi bersanding dengan mudhof ilaih,

Dan bagiku, cinta ini adalah amil jazm, yang mematikan hatiku untuk berpaling darimu,

Biarlah hatiku mabni, terpatri hanya kepadamu,

Seakan terbang dengan sebelah sayap, hidupku tanpa senandung merdu cintamu….

Kang Nasrudin
Load comments